Pojok Fraksi

Digitalisasi UMKM Kota Semarang: Strategi Pemasaran dan Keuangan di Era Transformasi

SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Suharsono, memimpin mengajak para pelaku UMKM dan masyarakat untuk beradaptasi dengan dunia digital. Ajakan ini disampaikan dalam sebuah Focus Group Discussion (FGD) tentang “Sosialisasi Digitalisasi Pemasaran dan Transaksi Keuangan” yang diadakan pada Kamis, (14/08/25).

Menurut Suharsono, UMKM adalah pilar utama ekonomi Semarang. Dengan lebih dari 5.000 usaha aktif, sektor ini menyumbang 65% penyerapan tenaga kerja. Ia juga menambahkan, “Transformasi digital adalah sebuah keharusan, bukan lagi pilihan. Mari manfaatkan era digital untuk mengembangkan UMKM.”, tegas Suharsono.

Ia juga menambahkan “Kami ingin agar produk UMKM Semarang tidak hanya dikenal di pasar lokal, tapi mampu menjangkau lebih luas. Untuk itu, kita perlu bergerak bersama, memanfaatkan digitalisasi di setiap aspek, mulai dari pemasaran hingga keuangan.”

Digitalisasi membawa dua keuntungan utama bagi UMKM. Pertama, pemasaran menjadi lebih luas. Melalui pelatihan, pelaku usaha bisa belajar membuat konten menarik di media sosial. Hal ini memungkinkan mereka menjangkau pelanggan baru dengan biaya lebih murah, sehingga jualan tidak lagi terbatas di satu tempat.

Kedua, keuangan menjadi lebih rapi. UMKM kini didorong menggunakan teknologi seperti aplikasi kasir online. Dengan sistem ini, pencatatan transaksi harian bisa dilakukan secara otomatis, mengurangi risiko kesalahan.

Studi kasus menunjukkan bahwa UMKM yang mengikuti program digitalisasi ini berhasil meningkatkan omset hingga 30%, membuktikan produk mereka semakin dikenal luas.

Meski manfaatnya besar, proses digitalisasi juga memiliki tantangan, seperti kurangnya pengetahuan digital, biaya, dan kekhawatiran soal keamanan data. Untuk mengatasinya, Suharsono merekomendasikan pelatihan rutin, pendampingan bisnis, dan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan komunitas.

Suharsono menyimpulkan bahwa digitalisasi adalah kunci penting untuk pertumbuhan UMKM. Dengan kerja sama dari semua pihak, UMKM di Semarang bisa menjadi lebih kuat dan siap bersaing di era ekonomi digital.