Pojok Fraksi

Joko Widodo Dukung Penataan Kota Lama, Minta Dinas Perdagangan Segera Tindaklanjuti

SEMARANG – Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Widodo, menanggapi ultimatum Wali Kota Agustina Wilujeng yang menegaskan Kota Lama harus bersih dari parkir liar dan pedagang kaki lima (PKL) yang tidak tertata. Ia mendukung penuh kebijakan tersebut karena dinilai penting menjaga wajah Kota Lama sebagai destinasi wisata unggulan.

Menurut Joko Widodo, kebijakan Wali Kota Semarang sejalan dengan upaya meningkatkan daya tarik wisata Kota Lama. Ia menegaskan, Kota Lama merupakan ikon Semarang yang harus dirawat agar tetap nyaman bagi wisatawan sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. Hal ini ia sampaikan ketika saat diwawancara usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Semarang, Senin (25/8/2025).

“Kami di Komisi B tentu mendukung penuh kebijakan Wali Kota. Kota Lama harus bersih dan rapi agar pengunjung betah dan ekonomi masyarakat tetap bergerak,” ujar politisi PKS ini.

Lebih lanjut, Ia meminta Dinas Perdagangan segera menindaklanjuti kebijakan itu dengan langkah konkret dalam penataan PKL. Pedagang juga tetap perlu diberi ruang untuk berusaha, namun harus tertib dan sesuai aturan agar tidak merusak estetika kawasan bersejarah.

Selain itu, Joko Widodo menegaskan perlunya koordinasi lintas sektor. Dinas Perhubungan diminta menertibkan parkir liar yang kerap menimbulkan kesemrawutan. Dinas lain juga diharapkan ikut menjaga kebersihan dan fasilitas umum di sekitar Kota Lama.

“Komisi B siap mengawal program ini agar berjalan konsisten. Sinergi antara pemerintah, dinas terkait, dan masyarakat mutlak diperlukan. Harapannya, Kota Lama bisa menjadi kawasan wisata yang nyaman, bersih, dan membanggakan bagi Kota Semarang,” pungkasnya.