Pojok Fraksi

Joko Widodo Dorong UMKM Selesaikan Masalah dari Akar dalam Workshop Akses Permodalan

SEMARANG – Joko Widodo, Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang menekankan pentingnya pola pikir strategis dalam mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) saat menjadi pembicara dalam workshop bertema akses permodalan bagi pelaku usaha di Kota Semarang.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Kecamatan Semarang Barat, Rabu (08/04/2026), dan diikuti oleh para pelaku UMKM setempat.

Dalam paparannya, Joko Widodo menyoroti bahwa pelaku usaha kerap menganggap permodalan sebagai kendala utama, padahal berdasarkan berbagai survei, persoalan terbesar UMKM justru terletak pada aspek pemasaran.

“Sering kali kita menganggap modal sebagai masalah utama, padahal berdasarkan berbagai temuan, persoalan terbesar UMKM justru ada pada pemasaran,” jelas Joko.

Meski demikian, politisi PKS ini tetap mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan akses pembiayaan, termasuk melalui perbankan, dengan catatan digunakan secara produktif dan terencana.

“Utang itu boleh, tapi harus digunakan untuk usaha yang jelas dan bisa menghasilkan,” tegasnya.

Selain itu, Joko Widodo mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi tantangan ekonomi global yang tidak menentu. Ia menilai, kondisi saat ini menuntut masyarakat untuk lebih mandiri dan memiliki semangat berwirausaha.

“Oleh karena itu, sebelum kondisi (ekonomi global) menjadi lebih berat, kita harus mempunyai semangat usaha yang tinggi,” jelas Joko

Di akhir pemaparannya, ia mengajak peserta untuk mengidentifikasi secara jujur kendala utama dalam memulai usaha, apakah benar pada modal atau faktor lainnya seperti pengalaman kegagalan maupun keterbatasan jaminan.

“Semangat usaha adalah kunci utama. Selama ada kemauan, peluang selalu terbuka,” pungkasnya.