Pojok Fraksi

Komisi A Soroti Semarang Bersih dalam Evaluasi Program 100 Hari Wali Kota

Semarang – Komisi A DPRD Kota Semarang menggelar rapat evaluasi bersama para camat se-Kota Semarang untuk meninjau pelaksanaan program 100 hari Wali Kota, Rabu, 28 Mei 2025.

Evaluasi ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap pelaksanaan kebijakan eksekutif, khususnya lima program prioritas Wali Kota, yaitu Semarang Bersih, Pendidikan Berkeadilan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Semarang Inklusif.

Anggota DPRD Kota Semarang dari Fraksi PKS, Ali Umar Dhani, menyampaikan bahwa rapat ini difokuskan pada pencapaian masing-masing kecamatan terhadap program-program prioritas tersebut.

“Jadi tadi itu rapat evaluasi Program 100 Hari Wali Kota. Ini salah satu bentuk pengawasan kami kepada camat selaku mitra Komisi A,” ungkapnya.

Salah satu program yang mendapat sorotan khusus adalah Semarang Bersih. Ali menuturkan bahwa hampir seluruh kecamatan telah menunjukkan progres yang baik, di antaranya dengan pembentukan bank sampah di masing-masing kecamatan.

“Penekannya ada di program Semarang Bersih. Beberapa kecamatan sudah membentuk bank sampah sebagai tindak lanjut dari program ini,” jelasnya.

Namun, menurut Ali, tantangan utama terletak pada perubahan perilaku masyarakat.

“Jadi kan memang programnya perlu disupport oleh peran serta masyarakat semua. Jadi tidak bisa programnya hanya bersifat Top-Down saja namun bisa dari Bottom-Up. Jadi keiukutsertaan masyarakat jadi hal yang terpenting dalam program itu berhasil,” tambahnya.

Secara keseluruhan, Komisi A menilai mayoritas program telah berjalan, terutama yang berkaitan langsung dengan kewenangan kecamatan. Ke depan, Komisi A berharap sinergi antara pemerintah kota dan masyarakat dapat terus ditingkatkan demi keberhasilan program-program pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.