SEMARANG, 23 Juli 2025 – Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Widodo, menanggapi pengiriman 177 lurah oleh Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng ke Klaten untuk mengikuti peluncuran program Koperasi Merah Putih. Ia menegaskan, kegiatan tersebut harus berdampak langsung bagi masyarakat kelurahan.
Ratusan Lurah itu menghadiri peresmian program nasional 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digelar di Kelurahan Bentangan, Klaten, pada Senin (21/7). Agenda ini menjadi bagian dari pembekalan teknis pengembangan koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.
“Langkah ini akan berarti jika benar-benar ditindaklanjuti. Lurah harus bisa menerapkan pelajaran yang didapat sesuai kebutuhan wilayah masing-masing,” ujar Joko Widodo usai rapat Badan Anggaran di Gedung DPRD Kota Semarang, Selasa (22/7).
Ia menyoroti pentingnya pelibatan warga serta transparansi dalam proses pembentukan dan pengelolaan koperasi. Menurutnya, program tersebut tidak boleh berhenti pada seremoni tanpa implementasi yang nyata di lapangan.
Meski demikian, Joko Widodo menyatakan dukungannya terhadap kebijakan tersebut. “Kami mendukung inisiatif Wali Kota Semarang Ibu Agustina, karena ini sejalan dengan semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Yang penting, realisasinya jangan berhenti di seremoni,” tegas politisi PKS itu.










