Pojok Fraksi

Sinergi Komisi D DPRD Kota Semarang: Akselerasi Peningkatan Kualitas Tenaga Kerja

SEMARANG — Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Siti Roika, S.Pd., mengadakan sosialisasi penting mengenai penyediaan tenaga kerja yang siap menghadapi tantangan di era digital saat ini. Kegiatan FGD (Focus Group Discussion) Ketenagakerjaan diselenggarakan di Gedung Oudetrap, Semarang Utara, pada Kamis, (14/8).

Dalam menghadapi era digital, Siti Roika, menegaskan bahwa pemanfaatan potensi ini sangatlah krusial. Menurutnya, menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di era digitalisasi membutuhkan pemahaman yang mendalam terhadap peluang, mekanisme, dan prosedur kerja. “Hal ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi individu agar mereka siap menghadapi tantangan sekaligus mampu memanfaatkan setiap peluang yang muncul di era digital,” kata Siti Roika.

Dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digital, terdapat tiga hal utama yang harus dipertimbangkan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja. Hal ini mencakup pengembangan karier, peningkatan produktivitas, serta kemampuan untuk mendapatkan akses informasi dan pengetahuan yang luas dan terkini. Ketiga aspek ini sangat krusial agar individu maupun organisasi dapat bersaing dan beradaptasi dengan perubahan yang cepat di pasar kerja.

Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan mekanisme kerja yang terstruktur. Mekanisme ini mencakup pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri digital, pengembangan kompetensi digital seperti literasi digital, serta program mentorship dan coaching. Semua ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan dan kompetensi yang esensial dalam karier.

“Mempersiapkan SDM yang unggul di era digital sangat penting. Kita perlu memahami peluang, mekanisme, dan prosedur kerja agar bisa menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada.”, ujar Siti Roika.

Prosedur kerjanya dimulai dari analisis kebutuhan individu dan organisasi untuk menentukan kemampuan yang diperlukan. Setelah itu, akan disusun rencana pengembangan yang mencakup program pendidikan dan pelatihan yang sesuai. Tahap terakhir adalah implementasi dan evaluasi untuk memastikan individu benar-benar memiliki kemampuan dan kompetensi yang dibutuhkan. Dengan pendekatan yang terpadu ini, diharapkan tenaga kerja di era digital dapat menjadi lebih unggul dan kompetitif.