Pojok Fraksi

DPRD Kota Semarang Dorong Optimalisasi Dua Aset Strategis Belum Dimanfaatkan

SEMARANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menyoroti kondisi dua aset strategis milik Pemerintah Kota Semarang yang belum dimanfaatkan secara optimal, yaitu Eks Matahari Johar dan Plaza Simpang Lima. Kedua aset yang terletak di kawasan pusat kota ini dinilai memiliki potensi besar untuk menggerakkan aktivitas ekonomi, namun kenyataannya, keduanya belum dimanfaatkan secara maksimal.

Komisi B DPRD Kota Semarang melakukan pemantauan langsung ke lokasi dan menemukan bahwa sebagian besar ruang di Plaza Simpang Lima masih sepi, dengan banyak kios yang tidak beroperasi. DPRD menilai hal ini merugikan, karena bangunan yang tidak aktif dapat menurunkan nilai aset serta tidak memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan.

“Kita harus serius mengoptimalkan kedua aset ini. Jika dibiarkan begitu saja, potensi ekonominya akan hilang. Aset ini seharusnya bisa memberikan dampak yang besar bagi perekonomian Kota Semarang,” kata H. Joko Widodo, S.Ak., Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang.

Plaza Simpang Lima dan Eks Matahari Johar memang terletak di lokasi yang sangat strategis, namun, hingga kini, aktivitas ekonomi di dalamnya belum berjalan dengan maksimal. DPRD Kota Semarang mendorong agar Pemerintah Kota segera mengambil langkah nyata dalam menghidupkan kembali kawasan ini dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha dan investor.

“Pemerintah Kota harus segera mencari solusi untuk memanfaatkan aset ini. Kami mendukung langkah-langkah yang bisa mengundang investor dan merangsang aktivitas ekonomi. Ini penting untuk memberikan manfaat lebih bagi masyarakat,” tambah Joko Widodo.

Optimalisasi terhadap kedua aset ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memberikan ruang bagi UMKM, serta memperkuat kawasan pusat kota yang menjadi salah satu ikon Kota Semarang. Selain itu, hal ini juga akan membantu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan daerah.

“Kami mendorong agar ada perencanaan yang matang agar kedua aset ini dapat dimanfaatkan dengan optimal. Dengan pengelolaan yang tepat, baik Eks Matahari Johar maupun Plaza Simpang Lima bisa menjadi pusat kegiatan yang produktif, bermanfaat, dan menguntungkan,” tutupnya.