Pojok Fraksi

Siti Roika Tegaskan Pemberdayaan Perempuan Jadi Kunci Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Keluarga

SEMARANG – Anggota DPRD Kota Semarang Komisi D, Siti Roika, menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi bukan sekadar pilihan, tetapi merupakan kunci penting bagi terwujudnya keluarga yang kokoh dan masyarakat yang sejahtera. (20/8/25)

Hal itu disampaikan usai dirinya menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertema Pemberdayaan Perempuan dalam Kemandirian Ekonomi di Kota Semarang.

“Perempuan harus diberdayakan di bidang ekonomi. Dengan perempuan yang mandiri, keluarga akan semakin kuat, pendidikan lebih mudah diakses, dan keterampilan bisa berkembang menjadi peluang ekonomi nyata. Inilah kunci dari pemberdayaan perempuan,” tegas Bu Ika.

Ia menekankan, kemandirian perempuan dalam ekonomi akan berdampak langsung pada ketahanan keluarga. Perempuan yang memiliki kemampuan finansial mampu menopang kebutuhan rumah tangga, menghadirkan stabilitas, sekaligus membangun kemandirian keluarga.

Lebih jauh, menurutnya, akses pendidikan juga akan semakin terbuka ketika kondisi ekonomi keluarga kuat. Perempuan dengan kemampuan finansial yang lebih baik memiliki kesempatan lebih luas untuk belajar, meningkatkan potensi, hingga meniti karir, tanpa mengabaikan peran utamanya sebagai ibu dalam keluarga.

Siti Roika juga mencontohkan bagaimana peningkatan keterampilan bisa menjadi jalan pemberdayaan. Pelatihan memasak, misalnya, dapat menjadi peluang usaha yang mampu menambah penghasilan. Dari kemampuan sederhana yang diasah, perempuan bisa berkontribusi pada peningkatan ekonomi keluarga bahkan masyarakat sekitar.

“Pemberdayaan perempuan adalah kebutuhan. Bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk keluarga dan masyarakat. Jika perempuan berdaya, maka ketahanan keluarga akan kokoh dan kesejahteraan masyarakat ikut terwujud,” tegasnya lagi.

Dengan demikian, lanjut ika, pemberdayaan perempuan harus menjadi perhatian bersama. Upaya ini tidak boleh berhenti pada wacana, tetapi harus diwujudkan melalui program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan perempuan.