SEMARANG – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Semarang menggelar kegiatan reses serentak di enam daerah pemilihan (dapil) pada 23-24 Agustus 2025. Total sepuluh kegiatan reses dilaksanakan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Reses di laksanakan di masing-masing Dapil, di antaranya:
- Siti Roika (Dapil 1, meliputi Semarang Tengah, Semarang Timur, Semarang Utara)
- Ali Umar Dhani (Dapil 2, meliputi Gayamsari, Pedurungan, dan Genuk)
- Dini Inayati (Dapil 3, meliputi Tembalang dan Candisari)
- Agus Riyanto Slamet (Dapil 4, meliputi Banyumanik, Gajahmungkur, dan Gunungpati)
- Suharsono (Dapil 5, meliputi Tugu, Ngaliyan, dan Mijen)
- Joko Widodo (Dapil 6, meliputi Semarang Barat dan Semarang Selatan)
Sebagai bagian dari reses, para anggota PKS ini tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif menyampaikan program kerja dan memastikan aspirasi warga masuk ke dalam rencana pembangunan. Siti Roika, misalnya, dikenal fokus pada isu pemberdayaan perempuan dan ketahanan keluarga. Sementara itu, Ali Umar Dhani yang merupakan ahli di bidang pertanian, seringkali menyoroti isu ketahanan pangan. Dini Inayati aktif dalam isu lingkungan, termasuk pengelolaan sampah, dan Agus Riyanto Slamet menyoroti kebijakan pajak daerah.
Reses ini merupakan wujud nyata dari komitmen Fraksi PKS untuk menjaga komunikasi dua arah dengan konstituennya. Dengan turun langsung ke dapil masing-masing, para anggota dewan ini dapat memahami secara mendalam kebutuhan dan tantangan yang dihadapi masyarakat.
Aspirasi yang diserap dalam reses ini akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam perumusan kebijakan dan anggaran di tingkat DPRD Kota Semarang. Komitmen para anggota dewan ini untuk menindaklanjuti masukan hingga 2029 diharapkan dapat memastikan setiap aspirasi warga bisa terealisasi dan berdampak nyata bagi pembangunan Kota Semarang. Reses ini bukan hanya sekadar acara formal, tetapi merupakan jembatan penting yang menghubungkan suara rakyat dengan pembuat keputusan.












