Pojok Fraksi

Fraksi PKS DPRD Kota Semarang Sampaikan Catatan Kritis dan Apresiasi terhadap Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025

SEMARANG – Fraksi PKS DPRD Kota Semarang memberikan pandangan umum atas Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam Rapat Paripurna, Senin (6/7/2026).

Dalam penyampaiannya, Fraksi PKS memberikan apresiasi sekaligus sejumlah catatan konstruktif sebagai bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Semarang.

Beberapa poin yang menjadi perhatian Fraksi PKS antara lain:
• Apresiasi atas peningkatan PAD, yang secara nominal meningkat lebih dari Rp555 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.
• Optimalisasi target PAD, karena realisasi pendapatan baru mencapai 88,13 persen dari target.
• Evaluasi perencanaan anggaran, menyusul besarnya SiLPA Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp240,71 miliar yang dinilai menunjukkan perlunya peningkatan kualitas perencanaan.
• Penanganan banjir, dengan menyoroti rendahnya realisasi Belanja Tidak Terduga (BTT) yang hanya mencapai 6,76 persen.
• Peningkatan kualitas pembangunan manusia, melalui perhatian terhadap anak putus sekolah, percepatan penurunan stunting, serta penguatan perlindungan bagi perempuan dan anak dari tindak kekerasan.
• Evaluasi BLU Trans Semarang, khususnya peningkatan kondisi armada demi menjamin keselamatan, kenyamanan, dan meningkatnya minat masyarakat menggunakan transportasi umum.
• Prioritas pembangunan infrastruktur, mengingat penurunan Belanja Modal sebesar Rp106,43 miliar di tengah meningkatnya kemacetan lalu lintas.
• Dukungan terhadap program BOP Rp25 juta per RT, yang dinilai efektif dalam mendukung pembangunan lingkungan serta memperkuat kebersamaan masyarakat.

Melalui pandangan tersebut, Fraksi PKS menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan dan pengelolaan keuangan daerah agar semakin akuntabel, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Berbagai masukan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam mewujudkan pembangunan Kota Semarang yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Fraksi PKS meyakini bahwa setiap masukan yang disampaikan merupakan ikhtiar bersama untuk memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan dan mendorong pembangunan Kota Semarang yang lebih baik di masa mendatang.” Ujar Agus Riyanto Slamet selaku ketua Fraksi PKS DPRD Kota Semarang