Pojok Fraksi

Suharsono Dorong Pemkot Semarang Perkuat Strategi Penanganan Kekeringan dan Mitigasi Bencana di Ngaliyan

SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Suharsono, mendorong Pemerintah Kota Semarang untuk memperkuat langkah strategis dalam menghadapi potensi kekeringan dan ancaman bencana di wilayah Kecamatan Ngaliyan. Menurutnya, persoalan ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan distribusi air bersih, tetapi harus disertai perencanaan jangka panjang yang memberikan solusi berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kekeringan bukan hanya soal kurangnya air, tetapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah harus hadir dengan langkah cepat, sekaligus menyiapkan solusi jangka panjang melalui perencanaan yang matang,” ujar Suharsono hari Rabu (08/07/26)

Ia mendorong empat langkah konkret yang perlu segera diambil Pemkot Semarang: pemetaan berkala wilayah rawan kekeringan sebagai dasar penentuan prioritas penanganan; penguatan infrastruktur penyediaan dan distribusi air bersih; peningkatan koordinasi sistem respons cepat kebencanaan yang melibatkan BPBD, kecamatan, kelurahan, dan masyarakat; serta optimalisasi pengelolaan sumber daya air lokal melalui perlindungan daerah resapan, konservasi lingkungan, dan pengendalian alih fungsi lahan.

“Mitigasi bencana harus dimulai sebelum bencana terjadi. Pemerintah perlu membangun sistem kesiapsiagaan yang melibatkan seluruh unsur, sehingga ketika terjadi persoalan di lapangan, penanganannya dapat berjalan cepat dan terkoordinasi,” jelasnya.

Suharsono juga menekankan bahwa perkembangan kawasan permukiman di Kecamatan Ngaliyan harus diimbangi dengan kebijakan lingkungan yang baik. Pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan kawasan, tetapi juga harus mempertimbangkan daya dukung lingkungan agar ketersediaan air tetap terjaga. Di sisi lain, edukasi kepada masyarakat mengenai penghematan air dan kesiapsiagaan bencana dinilai menjadi bagian yang tidak kalah penting.

“Penanganan bencana tidak boleh bersifat reaktif. Pemerintah harus membangun sistem yang mampu mencegah, mengurangi risiko, dan memberikan perlindungan kepada masyarakat secara berkelanjutan,” tegas Suharsono.

Suharsono berharap Pemerintah Kota Semarang menjadikan persoalan kekeringan di Kecamatan Ngaliyan sebagai prioritas serius dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Dengan strategi mitigasi yang kuat dan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, DPRD, organisasi sosial, serta seluruh elemen masyarakat, risiko dampak kekeringan dapat diminimalkan dan ketahanan wilayah terhadap bencana dapat terus meningkat.